NUNUKAN — Dalam menjaga kedaulatan NKRI di perbatasan dengan Malaysia, langkah yang diambil tidak hanya fokus pada penjagaan patok batas, tetapi juga pelestarian lingkungan serta pengerasan ketahanan daerah. Dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, Kodim 0911/Nunukan menginisiasi aksi penghijauan dan penanaman pohon produktif di lokasi krusial perbatasan.
Aksi tersebut berlangsung di Bukit Bendera, yang terletak di Kampung Tator, Kelurahan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan. Tujuan dari kegiatan ini antara lain adalah mengurangi risiko erosi dan memperkuat ekosistem di wilayah perbatasan, sekaligus membangun ketahanan pangan jangka panjang bagi masyarakat setempat.
Kapten Inf Joan Agus, sebagai Komandan Koramil 0911-01/Nunukan, menyatakan bahwa pemeliharaan Bukit Bendera memiliki makna penting dari sudut pandang ekologi dan pertahanan. “Kegiatan penanaman yang dilaksanakan di Bukit Bendera adalah bagian dari tujuan non-fisik TMMD ke-129. Bukit ini tidak hanya berfungsi sebagai benteng alami, tetapi juga menjadi simbol wilayah Nunukan Tengah. Dengan menanam pohon-pohon tersebut, kami memperkuat struktur tanah untuk mencegah longsor, serta mempersiapkan ruang pertahanan yang hijau dan kokoh di garda depan perbatasan,” ujarnya di lokasi.
Dia menambahkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat Kampung Tator berkolaborasi dengan prajurit TMMD mencerminkan sinergi antara TNI dan rakyat pada garis batas. Kegiatan melibatkan kombinasi personel Satgas TMMD ke-129, aparat kelurahan, pemuda Karang Taruna, dan warga RT setempat. Beberapa jenis bibit pohon yang ditanam meliputi durian, rambutan, petai, dan mangga, yang diharapkan dapat mempertahankan kehijauan Bukit Bendera sekaligus memberikan manfaat ekonomi untuk generasi mendatang.












Leave a Reply