Lahat – Pengerjaan sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0405/Lahat terus berlanjut. Kali ini, fokus pekerjaan berada pada proses pemasangan kusen pintu yang dikerjakan dengan penuh ketelitian oleh para tukang di lokasi, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, sebagai bagian dari tahapan pembangunan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Di lapangan, seorang tukang tampak mencocokkan pasangan kayu secara detail agar setiap bagian kusen dapat menyatu dengan sempurna. Ketelitian ini menjadi faktor penting untuk memastikan hasil pemasangan kuat, presisi, dan tahan lama.

Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadansatgas) TMMD ke-128, Sugeng Purwadi, menjelaskan bahwa pemasangan kusen pintu tidak dapat dilakukan secara sembarangan.

“Setiap pasangan kayu harus dicocokkan dengan baik supaya kusen pintu terpasang kuat dan presisi. Ini bagian penting dari kualitas bangunan yang sedang kita kerjakan,” ujarnya.

Dengan pengerjaan yang teliti serta dukungan semangat gotong royong antara Satgas dan masyarakat, diharapkan seluruh tahapan pembangunan dalam program TMMD ke-128 dapat berjalan lancar dan memberikan hasil optimal bagi warga.

Kiriman serupa

Satgas TMMD Ke-128 Fokus Rampungkan Tahap Finishing RTLH Milik Bapak Stenly PorLOY PULAU MOA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 terus menunjukkan progres positif, khususnya pada sasaran pembangunan dan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di Pulau Moa. Memasuki tahap finishing, personel Satgas TMMD kembali melanjutkan pekerjaan rumah milik Bapak Stenly PorLOY, Senin (11/5/2026). Pada kegiatan hari ini, fokus pekerjaan diarahkan pada proses pengecatan dinding, pengacian dinding, serta pemasangan kusen pintu dan jendela guna mempercepat penyelesaian rumah agar segera dapat ditempati dengan nyaman. Sebanyak lima personel TNI diterjunkan dalam pengerjaan tersebut di bawah pimpinan Sertu Nakul. Dengan penuh semangat, personel Satgas TMMD bekerja bersama masyarakat untuk menyelesaikan setiap tahapan pembangunan secara maksimal. Kehadiran warga setempat yang diwakili oleh Bapak Fredy Titoke turut menambah semangat gotong royong di lokasi pengerjaan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat tampak begitu erat selama proses rehabilitasi rumah berlangsung. Sertu Nakul mengatakan bahwa pengerjaan RTLH terus dipacu agar selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Menurutnya, tahap finishing menjadi bagian penting untuk memastikan hasil pembangunan benar-benar layak dan nyaman bagi pemilik rumah. “Semua personel bekerja maksimal bersama masyarakat agar rumah ini segera selesai dan dapat ditempati dengan baik oleh keluarga Bapak Stenly PorLOY,” ujarnya. Program TMMD Ke-128 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong yang terus dijaga di tengah pelaksanaan kegiatan. Dengan progres yang terus berjalan sesuai rencana, diharapkan rehabilitasi RTLH tersebut dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Pulau Moa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *