MOAIN, 13 Mei 2026 – Komandan Korem 151/Binaiya Brigadir Jenderal TNI Raffles Manurung melakukan evaluasi terhadap kebutuhan penguatan personel pengamanan wilayah Pulau Terluar saat melaksanakan kunjungan kerja ke Pulau Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya, Rabu (13/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Danrem meninjau langsung Pos Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Pamputer) serta memantau kondisi wilayah strategis di kawasan perbatasan. Kegiatan itu dilakukan bersama rombongan Korem 151/Binaiya dan didampingi Dandim 1511/Pulau Moa Letkol Infanteri Nuriman Siswandi.
Danrem bersama jajaran juga melaksanakan pertemuan dan makan malam bersama pimpinan serta jajaran perusahaan Batutua Tembaga Raya dan Batutua Karisma Permai (BTR-BKP) di Lurang, Kecamatan Wetar Utara.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Raffles Manurung menegaskan pentingnya menjaga keamanan wilayah Maluku, khususnya di daerah strategis dan objek vital nasional.
“Tugas dan tanggung jawab Korem jelas, yakni menjaga keamanan dan pertahanan wilayah Maluku serta memastikan seluruh aktivitas di wilayah dapat berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Menurut Danrem, pengamanan wilayah perbatasan harus terus diperkuat agar seluruh potensi ancaman dapat diantisipasi sejak dini. Ia juga menegaskan bahwa seluruh aparat kewilayahan harus memahami kondisi di wilayah tugas masing-masing.

“Bapak Presiden berkali-kali menyampaikan bahwa jangan sampai tingkat Babinsa, Danramil, Dandim, Danrem hingga Kodam tidak mengetahui apa yang terjadi di wilayah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem menyampaikan pihaknya akan mengevaluasi kemungkinan penambahan personel hingga pembentukan satuan baru di Pulau Wetar apabila diperlukan.

“Kami sangat berkepentingan untuk mengecek apakah pengamanan Pulau Terluar perlu penambahan personel atau bahkan perlu didirikan batalyon di Pulau Wetar,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh pos pengamanan di wilayah kendali Korem 151/Binaiya dapat terus diperhatikan sehingga pelaksanaan tugas pengamanan berjalan optimal demi menjaga kedaulatan wilayah negara.

Kiriman serupa

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *