Cilegon – Rasa haru yang mendalam bercampur dengan perasaan senang yang luar biasa kini sedang menyelimuti sanubari keluarga besar Bapak Sandi. Penantian panjang mereka untuk memiliki tempat tinggal yang aman, kokoh, dan nyaman kini bukan lagi sekadar impian di siang bolong. Melalui sentuhan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128, harapan itu menjelma menjadi kenyataan yang kasat mata.

Program pengabdian masyarakat yang digawangi oleh Kodim 0623/Cilegon ini mengambil lokasi di Lingkungan Serut, RT 02 RW 07, Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Wilayah pelosok ini mendadak ramai dan penuh semangat gotong royong sejak para prajurit TNI menetap untuk membangun desa. Rumah Bapak Sandi terpilih menjadi salah satu sasaran krusial karena kondisinya yang sebelumnya sangat memprihatinkan.

Tepat pada hari Jumat, (15/5/2026), yang juga menandai hari ke-23 sejak pembukaan program, perkembangan di lapangan menunjukkan hasil yang sangat masif. Berdasarkan evaluasi tim teknis di lokasi, pengerjaan Sasaran Fisik Tambahan Program Unggulan TNI AD berupa Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini sudah menyentuh angka 95 persen. Struktur bangunan utama, atap, dan dinding kini telah berdiri dengan sangat megah.

Para prajurit TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu merampungkan sisa pekerjaan yang tinggal menyisakan tahap akhir pembetulan bagian-bagian kecil. Semangat kemanunggalan antara rakyat dan tentara begitu kental terasa di setiap sudut halaman rumah baru tersebut. Tidak ada sekat pembatas, semua bekerja dengan satu tujuan mulia yaitu meningkatkan kesejahteraan warga yang membutuhkan bantuan.

Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.I.P., yang meninjau langsung ke lokasi mengekspresikan rasa bangganya terhadap komitmen seluruh personel. Beliau menegaskan bahwa program bedah rumah ini merupakan bentuk kepedulian nyata dan komitmen penuh TNI AD dalam mengentaskan kemiskinan di daerah. Setiap keringat yang mengucur dari para prajurit diniatkan murni untuk pengabdian masyarakat.

“Melihat senyum dan kebahagiaan di wajah keluarga Bapak Sandi adalah energi terbesar bagi kami. TNI lahir dari rakyat dan mengabdi untuk rakyat. Melalui program unggulan TNI AD ini, kami ingin memastikan kehadiran negara langsung menyentuh dan memperbaiki taraf hidup masyarakat yang membutuhkan,” ujar Letkol Inf Imam Buchori dengan tegas.

Melihat bangunan yang kini berdiri tegak dan megah, rasa lega yang tak terhingga merasuk ke dalam dada setiap orang yang melintas. Kerja keras, peluh, dan sinergi tanpa lelah selama 23 hari ini akhirnya berbuah manis yang menyejukkan hati. Suasana penuh kedamaian dan kebahagiaan yang hakiki menjadi penutup yang selaras, mengiringi langkah keluarga Bapak Sandi menuju lembaran hidup baru.

Pendim 0623/Cilegon

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *