Parigi Moutong – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1306/KP terus berlanjut di Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. Salah satu sasaran fisik yang dikerjakan hari ini adalah rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Aris Munandar (51), warga Dusun 2 Jalan Hayam Wuruk.

Aris Munandar yang berprofesi sebagai wiraswasta menjadi salah satu warga penerima manfaat program RTLH TMMD. Perbaikan rumah dilakukan guna membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Dalam pelaksanaan kegiatan, personel Satgas TMMD bersama masyarakat tampak bekerja sama mengerjakan proses pembangunan rumah. Semangat gotong royong terlihat saat anggota Satgas dan warga saling membantu mengangkat material serta menyelesaikan tahapan pekerjaan.

Anggota Satgas TMMD mengatakan bahwa program RTLH merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah pedesaan.

“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Masyarakat setempat pun menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai sangat membantu warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan pembangunan rumah layak huni.

Kiriman serupa

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *