Amolame – Suara mesin alat berat terus terdengar di lokasi TMMD Ke-128 Kodim 1430/Konawe Utara di Desa Amolame, Jumat (15/5/2026). Vibro roller tampak bergerak menyusuri badan jalan usaha tani untuk melakukan pemadatan, menandai progres pembangunan yang semakin mendekati hasil maksimal.
Pengerjaan jalan tersebut menjadi bagian penting dari sasaran fisik TMMD yang bertujuan membuka akses pertanian bagi masyarakat desa. Jalan usaha tani itu nantinya akan mempermudah warga dalam mengangkut hasil perkebunan sekaligus mempercepat mobilitas antarwilayah.
Personel Satgas TMMD bersama masyarakat terlihat kompak bekerja di lapangan. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pembangunan yang selama ini sangat diharapkan warga Desa Amolame.
Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 1430/Konawe Utara, Letkol Kav Kuswara, S.I.P., mengatakan bahwa pemadatan jalan merupakan tahapan penting untuk memastikan kualitas jalan tetap baik dan nyaman digunakan masyarakat.
“Kami ingin hasil pembangunan ini benar-benar bermanfaat dalam jangka panjang. Karena itu setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara maksimal agar jalan usaha tani ini kuat dan dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan jalan yang memadai akan memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi desa, terutama bagi para petani yang menggantungkan hidup dari hasil perkebunan.
Kepala Desa Amolame, Sudarmono, turut menyampaikan apresiasi atas kerja keras Satgas TMMD yang terus berupaya menyelesaikan pembangunan meski dihadapkan dengan medan yang cukup menantang.
“Masyarakat sangat terbantu dengan adanya pembangunan jalan ini. Sekarang akses sudah mulai bagus dan aktivitas warga menjadi lebih mudah,” ungkapnya.
Melalui program TMMD Ke-128, sinergi antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong percepatan pembangunan desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.