Cilegon – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623/Cilegon di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, membawa kebahagiaan nyata bagi masyarakat. Memasuki hari ke-24 pada Sabtu (16/05/2026), program ini berhasil mengubah wajah hunian warga kurang mampu melalui sasaran tambahan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Salah satu penerima manfaat yang merasakan dampak langsung program unggulan TNI AD ini adalah Ibu Sahria. Warga Lingkungan Langon 2, RT 01/RW 05, Kelurahan Mekar Sari ini tidak dapat menyembunyikan rasa harunya saat melihat rumahnya kini bertransformasi total.

Rasa syukur yang mendalam terpancar dari wajahnya saat menyaksikan bangunan yang dulunya rapuh, kini telah berubah menjadi hunian yang aman dan nyaman. Transformasi ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat membawa solusi konkret bagi kesulitan hidup warga.

“Kami sekeluarga sangat bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak TNI,” ujar Ibu Sahria penuh haru. Ia mengaku sangat lega karena kini memiliki tempat bernaung yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Ibu Sahria juga menambahkan bahwa rumahnya yang dulunya rusak, saat ini sudah bagus, kokoh, bahkan terlihat mewah bagi keluarganya. “Kami tidak lagi khawatir kalau hujan atau angin kencang,” tuturnya mengenang kondisi rumahnya yang dulu selalu bocor dan mengkhawatirkan.

Danramil 2303/Merak menyampaikan bahwa pengerjaan RTLH ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk mempercepat kesejahteraan di daerah. Personel di lapangan di bawah pimpinan Dan SSK Kapten Inf Dede Sukendar terus bekerja maksimal bersama masyarakat setempat.

Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa rehabilitasi ini bukan sekadar memperbaiki bangunan fisik. Program ini bertujuan memberikan dampak besar bagi peningkatan kualitas hidup, kesehatan, dan kenyamanan keluarga penerima manfaat agar memiliki hunian layak.

Dampak rehabilitasi ini sangat signifikan, tidak hanya menghilangkan cemas akan ancaman bangunan roboh, tetapi juga meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan psikologis warga. Satgas TMMD pun mengapresiasi gotong royong warga dan berharap sinergi harmonis ini terus terjaga demi pembangunan berkelanjutan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *