Gresik – Program TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan melalui normalisasi Waduk Lingsir di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean.

Kegiatan ini difokuskan pada pengerukan lumpur yang mengendap serta pelebaran waduk guna meningkatkan kapasitas tampung air. Selama ini, pendangkalan waduk menjadi kendala utama dalam penyediaan air bagi lahan pertanian warga.

Dansatgas Letkol Inf. Fadly S. Karamaha menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Manunggal Pangan yang dicanangkan TNI AD.

“Dengan irigasi yang lancar, diharapkan hasil pertanian warga meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Warga Desa Slempit pun menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap normalisasi waduk dapat segera selesai sehingga pasokan air untuk sawah tidak lagi mengalami kendala.

Kiriman serupa

Satgas TMMD Ke-128 Fokus Rampungkan Tahap Finishing RTLH Milik Bapak Stenly PorLOY PULAU MOA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 terus menunjukkan progres positif, khususnya pada sasaran pembangunan dan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di Pulau Moa. Memasuki tahap finishing, personel Satgas TMMD kembali melanjutkan pekerjaan rumah milik Bapak Stenly PorLOY, Senin (11/5/2026). Pada kegiatan hari ini, fokus pekerjaan diarahkan pada proses pengecatan dinding, pengacian dinding, serta pemasangan kusen pintu dan jendela guna mempercepat penyelesaian rumah agar segera dapat ditempati dengan nyaman. Sebanyak lima personel TNI diterjunkan dalam pengerjaan tersebut di bawah pimpinan Sertu Nakul. Dengan penuh semangat, personel Satgas TMMD bekerja bersama masyarakat untuk menyelesaikan setiap tahapan pembangunan secara maksimal. Kehadiran warga setempat yang diwakili oleh Bapak Fredy Titoke turut menambah semangat gotong royong di lokasi pengerjaan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat tampak begitu erat selama proses rehabilitasi rumah berlangsung. Sertu Nakul mengatakan bahwa pengerjaan RTLH terus dipacu agar selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Menurutnya, tahap finishing menjadi bagian penting untuk memastikan hasil pembangunan benar-benar layak dan nyaman bagi pemilik rumah. “Semua personel bekerja maksimal bersama masyarakat agar rumah ini segera selesai dan dapat ditempati dengan baik oleh keluarga Bapak Stenly PorLOY,” ujarnya. Program TMMD Ke-128 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong yang terus dijaga di tengah pelaksanaan kegiatan. Dengan progres yang terus berjalan sesuai rencana, diharapkan rehabilitasi RTLH tersebut dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Pulau Moa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *