Cilegon — Di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Pulomerak, suara palu mengetuk, tawa hangat, serta semangat kerja sama semakin kuat. Saat ini, dalam rangkaian hari ke-21 TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon, pembangunan kembali mushola yang dilakukan bersama antara TNI-Polri dan warga lokal telah mencapai 77 persen.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar membangun tembok dan mengecat ulang, melainkan merupakan refleksi dari sinergi TNI dan masyarakat di Cilegon. Sejak Rabu (13/05/2026), personel dari berbagai instansi bergabung di lokasi, didampingi warga yang saling membantu dalam menyelesaikan program unggulan TNI AD ini.

Menurut Komandan Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, kemajuan pengerjaan berjalan sangat baik tanpa masalah yang berarti.

“Proses rehabilitasi mushola di Kelurahan Mekar Sari telah mencapai 77 persen. Semua personel, dengan dukungan masyarakat, bekerja dengan sangat maksimal. Kami yakin semua sasaran fisik ini akan selesai tepat waktu sebelum penutupan program,” tuturnya.

Lebih dari sekadar pekerjaan fisik, TMMD adalah wadah untuk memperkuat rasa kebersamaan.

“Kami berharap program ini tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga mengokohkan kerukunan. Setelah proyek selesai, kami ajak pengurus dan masyarakat untuk bersama-sama merawat dan menggunakan mushola ini, agar manfaatnya berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan cuaca yang mendukung, seluruh proses renovasi berjalan dengan lancar. Keamanan di area TMMD juga dilaporkan dalam kondisi aman dan terjaga hingga hari ke-21.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *