Kuda Lumping Semarakkan Penutupan TMMD Ke-129 di Kapuas

KAPUAS – Penutupan TMMD Reguler Ke-129 TA 2026 di Desa Bandar Raya, Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas, berlangsung meriah dengan atraksi kesenian tradisional Kuda Lumping, Kamis (13/8/2026).

Pertunjukan digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Bandar Raya usai pelaksanaan upacara penutupan. Ribuan warga yang hadir tampak antusias menyaksikan penampilan kesenian tradisional tersebut.

Penampilan Kuda Lumping merupakan hasil kolaborasi anggota Satgas TMMD Reguler Ke-129 TA 2026 bersama kelompok seni budaya setempat. Iringan musik gamelan dan gerakan dinamis para penari membuat suasana penutupan semakin semarak.

Kasdam XXII/Tambun Bungai, Wakil Bupati Kapuas, Dandim 1011/Klk serta para tamu undangan turut menyaksikan pertunjukan tersebut. Mereka memberikan apresiasi terhadap penampilan seni budaya yang menjadi bagian dari rangkaian acara penutupan TMMD.

Antusiasme juga terlihat dari warga yang bertepuk tangan dan mengabadikan penampilan para penari menggunakan telepon seluler. Pertunjukan tersebut menjadi hiburan bagi masyarakat setelah mengikuti rangkaian kegiatan penutupan TMMD.

“Kesenian seperti ini penting untuk kita lestarikan. Selain menghibur, juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat,” ujar salah satu pejabat yang hadir.

Kehadiran kesenian tradisional dalam rangkaian penutupan TMMD juga menunjukkan perhatian terhadap pelestarian budaya lokal. Anggota Satgas tidak hanya berperan dalam pembangunan infrastruktur, tetapi turut mendukung kegiatan sosial dan budaya masyarakat.

Kolaborasi dengan kelompok seni budaya desa diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap warisan budaya sekaligus memperkuat hubungan antara prajurit TNI dan warga.

Rangkaian pertunjukan berlangsung meriah dan menjadi salah satu momen yang menarik perhatian warga dalam acara penutupan TMMD Ke-129 di Kabupaten Kapuas.

Kegiatan tersebut menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga membuka ruang bagi pelestarian seni dan budaya lokal.

Semangat kebersamaan melalui seni budaya tersebut diharapkan terus dipelihara masyarakat setelah seluruh rangkaian TMMD Ke-129 berakhir.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *