MOROWALI – Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar resmi menutup pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim 1311/Morowali yang dilaksanakan di wilayah Kepulauan Umbele, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, Kamis (13/8/2026).
Penutupan TMMD Ke-129 menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan, sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Selama pelaksanaan, prajurit TNI bersinergi bersama Pemerintah Daerah, instansi terkait dan masyarakat dalam semangat kebersamaan serta gotong royong untuk mempercepat pembangunan dan membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat di wilayah sasaran.
Dalam amanatnya, Pangdam XXIII/Palaka Wira menyampaikan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya dilihat dari jumlah sasaran fisik yang berhasil dibangun atau diperbaiki, tetapi juga dari sejauh mana hasil pembangunan tersebut mampu memperlancar aktivitas masyarakat, membuka akses perekonomian, meningkatkan kualitas kesehatan, mendukung pendidikan, serta mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Khusus di wilayah Kodim 1311/Morowali, sejumlah sasaran fisik telah dilaksanakan sesuai perencanaan, di antaranya pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Umbele Lama, Desa Umbele Bugis, Desa Umbele, Polewali hingga Desa Boelimau, pembangunan rabat beton, fasilitas MCK, rehabilitasi masjid dan sarana pendidikan, serta penataan berbagai fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat.
Berbagai pembangunan tersebut diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah akses menuju pusat pelayanan dan kegiatan ekonomi, serta pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain sasaran fisik, TMMD Ke-129 juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik melalui penyuluhan, sosialisasi, pembekalan dan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan Bela Negara, kesehatan, pencegahan stunting, pencegahan penyalahgunaan narkoba, mitigasi bencana serta pelayanan keluarga berencana.
Pelaksanaan TMMD Ke-129 juga disinergikan dengan Program Unggulan TNI AD, meliputi Ketahanan Pangan, TNI Manunggal Air, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan MCK, percepatan penurunan stunting serta Bersatu dengan Alam.
Dalam mendukung Program TNI Manunggal Air, Satgas TMMD telah membangun sarana air bersih sebanyak lima titik. Sementara itu, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dilaksanakan sebanyak lima unit. Di bidang lingkungan hidup, Satgas TMMD juga melaksanakan penanaman 1.000 pohon yang terdiri dari mangrove, kelapa, pala dan pisang.
Pangdam XXIII/Palaka Wira mengajak Pemerintah Daerah, satuan kewilayahan, instansi terkait dan seluruh masyarakat untuk terus menjaga, memelihara serta meningkatkan kualitas hasil pembangunan secara berkesinambungan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Kepada seluruh prajurit Satgas TMMD, Pangdam menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas dedikasi, semangat, kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan selama pelaksanaan tugas. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh masyarakat di wilayah sasaran atas sambutan, dukungan dan kerja sama yang diberikan kepada para prajurit selama pelaksanaan TMMD.
Penutupan TMMD bukan berarti berakhirnya kepedulian terhadap masyarakat. Semangat gotong royong dan kebersamaan yang telah tumbuh selama pelaksanaan TMMD diharapkan terus dipelihara sebagai kekuatan bersama dalam mendorong kemajuan wilayah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dengan ditutupnya TMMD Ke-129 TA 2026, seluruh hasil pembangunan diharapkan dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan pembangunan yang lebih maju, merata dan berkelanjutan.












Leave a Reply